Jika kita melihat judul diatas, tentu jawabannya tidak. Kenapa? Karena kebahagiaan itu sendiri ada saatnya dan disaat yang lain dia menghilang entah kemana. Dan pada saat itu kita membutuhkan sesuatu yang lain, misalnya penderitaan. Karena dengan adanya penderitaan tersebut kita bisa merasakan arti sebuah kebahagiaan, sebab kita tidak bisa membeli kebahagiaan yang hilang atau pergi tersebut dengan apapun yang kita punya.
Sebagai mahasiswa, tentu kita akan sangat bahagia jika bisa lulus dengan predikat cum laude, akan tetapi kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama, karena setelah itu kita mau ngapa? Perasaan galau dan cemaspun menghampiri. Lihatlah, kebahagiaan lulus cum laude membutuhkan hal lain supaya bahagia lulus cum laude itu tidak semu dan sesaat. Hal lain itu mungkin bisa dengan mencari kerja, buka usaha, membuat terobosan baru dll. Pada saatnya nanti, diujung hal tersebut kita akan menemukan kembali kepada hal kebahagiaan lulus cum laude yang dulu pernah kita rasakan.
Dari contoh diatas dan masih banyak contoh yang lain kita bisa mengambil pelajaran, bahwa kesempurnaan kebahagiaan akan hadir ketika kebahagiaan itu sendiri pergi meninggalkan kita. Kebahagiaan itu pergi semata-mata untuk memberikan kesempatan terhadap hal lain yang bertugas mendidik kita dengan cara yang berbeda, yang justru dengan begitu kebahagiaan yang pergi itu dapat menyapa kita kembali. Terima kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar